PKMS Greenpreneur: Pelatihan Desain Grafis Dengan Teknik Cutting Sticker Dalam Rangka Menjadikan Limbah/Barang Bekas Menjadi Bernilai Jual
Abstract
Pelaksanaan program pembinaan keterampilan pada anak didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Palembang tetap saja menemui berbagai kendala selain biaya pelaksanaannya. Permasalahan prioritas yang dihadapi mitra LPKA Kelas I Palembang diantaranya: a. Belum ada pembinaan wirausaha secara khusus dan spesifik bagi Anak didik yang akan segera kembali ke masyarakat, b. Belum adanya pelatihan wirausaha yang memanfaatkan bahan/barang limbah yang ada disekitar lingkungan yang dapat diubah bentuknya menjadi barang bernilai jual dan sebagai peluang usaha dimasa depan. PKMS ini akan memperkenalkan konsep dan praktik greenpreneur pada anak didik. Greenpreneur adalah wirausaha yang berwawasan lingkungan (greenpreneur) artinya pengusaha yang memberi dampak positif bagi lingkungan dan turut mengembangkan potensi ekonomi dari permasalahan lingkungan yang ada seperti permasalahan yang ditumbulkan dari barang bekas/limbah buangan. Oleh karena itu, praktik greenpreneur dengan memanfaatkan puluhan ember bekas cat dari kegiatan renovasi bangunan LPKA dan sisa papan bekas yang hanya memenuhi ruangan gudang LPKA saja. Produk yang akan dihasilkan adalah kursi kekinian dan hiasan dinding yang bernilai seni dan bernilai jual yang dibuat dengan menggunakan desain grafis dengan teknik cutting sticker. Berdasarkan permasalahan prioritas yang harus ditangani maka beberapa solusi yang ditawarkan tim PKMS kepada mitra adalah: a. Memberikan pembinaan wirausaha secara khusus dan spesifik di bidang Desain Grafis khususnya cutting sticker bagi anak didik yang akan segera kembali ke masyarakat melalui PKMS ini, b. Memberikan pengenalan dan memotivasi mengenai wirausaha ramah lingkungan (greenpreneur). Wirausaha yang berwawasan lingkungan yang memberi dampak positif bagi lingkungan dan turut mengembangkan potensi ekonomi dari permasalahan lingkungan yang ada. Hasil PKMS ini telah dapat meningkatkan daya saing produk-produk hasil greenpreneur (minimal 65%), dan besar penerapan IPTEK bidang desain grafis dengan kekhususan teknik cutting sticker (minimal 70%).Downloads
References
Data Kemenkopukm 2016. Tingkat Rasio Kewirausahaan.
Demuth, Anita. 2014. Green entrepreneurship A promising path towards a sustainable future in Tunisia and elsewhere. Published by Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH
Febrianty, Fatmariani, dan Hendra Rotama. 2018. Pelatihan dan Pendampingan Kecakapan Hidup Berbasis Desain Grafis Bagi Anak Didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Comvice, Vol 2 No 2, Oktober 2018. http://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/COMVICE/issue/view.
http://www.greengrowthknowledge.org, diakes tanggal 4 Maret 2019.
https://lapakrazi.com/cara-membuat-desain-cutting-sticker/, diakses tanggal 3 Juni 2018.
Kasali, Rhenald. 2005. Membidik Pasar Indonesia (Segmentasi, Targeting, Positioning). Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Kotler, Phillip. (2009). Manajemen Pemasaran, Edisi 13. Jakarta; Erlangga.
Roni, Ronita. (2009). Pengaruh Desain Pada Perusahaan. Diakses pada tanggal 21 Juni 2018. http: //ronitadp.wordpress.com.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Copyright on any article is retained by the author(s).
2. The author grants the journal, the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
3. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
5. The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


