Pengaruh Penggunaan Social Media Terhadap Brand Awareness Pada Objek Wisata Di Kota Batam

Debby Arisandi, Mohamad Nugraha Reza Pradana

Sari


Kota Batam merupakan kota industri yang kemudian beralih menjadi kota pariwisata. Kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD kota Batam untuk tahun 2015 sebesar 17,56%. Namun demikian, keterbatasan program promosi yang dilakukan menyebabkan masih banyak masyarakat yang masih belum mengetahui adanya objek-objek wisata pantai yang dikelola masyarakat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan manfaat penggunaan beberapa media sosial yang terdiri dari variabel Youtobe, Facebook, Instagram, Twitter terhadap Brand Awareness. Penelitian ini berjenis kuantitatif, dengan melibatkan 384 orang responden yang diambil secara acak sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui alatbantu kuisioner. Alat analisa menggunakan Regresi Linear Berganda. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial (youtube, Facebook, Instagram, dan Twitter) berpengaruh secara signifikan terhadap Brand Awareness dan sangat penting dalam meningkatkan kesadaran merek pariwisata berbasis swadaya masyarakat. Hasil Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan media sosial terbukti berpengaruh signifikan terhadap pemasaran obyek wisata di kota Batam.  Akan tetapi, hal ini belum dimanfaatkan secara maksimal, terbukti  baru 3 dari 19 kawasan wisata yang sudah memanfaatkan media sosial untuk mendukung program promosinya. Karena itu, perlu dukungan dari berbagai pihak yang terkait untuk mendukung promosi obyek wisata di Kota Batam.



Kata Kunci


social media; brand awareness; wisata batam

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


APJII. (2016). No Title. Retrieved December 19, 2018, from https://www.apjii.or.id/downfile/downloadsurvei/infografis_apjii.pdf

Arisandi, D. (2017). The Influence Of Humor Appeals to Brand Awareness in Television Advertisement. Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis, 18(1), 1–8.

BPS Kota Batam. (2015). No Title. Retrieved December 19, 2018, from https://batamkota.bps.go.id/statictable/2015/12/17/49/tingkat-penghunian-kamar-hotel-berbintang-menurut-klasifikasi-bintang-2014.html

BPS Kota Batam. (2017a). No Title. Retrieved December 19, 2018, from https://batamkota.bps.go.id/statictable/2018/11/07/69/banyaknya-wisman-jiwa-yang-datang-melalui-pintu-masuk-batam-dan-pertumbuhannya-persen-2010-2017.html

BPS Kota Batam. (2017b). No Title. Retrieved December 19, 2018, from https://batamkota.bps.go.id/dynamictable/2017/10/03/23/penduduk-kota-batam-menurut-kecamatan-dan-jenis-kelamin-2011-2016.html

Constantinos Iacovou. (2016). An Analysis of Social Media Marketing Strategies and Best Practices of Hospitality and Tourism Organizations. Prescott Vallley.

Dewi, Luh Komang Candra; Wisnawa, I Made Bayu; Prayogi, P. A. (2015). Positioning Pengembangan Daya Tarik Wisata Kabupaten Tabanan Menjadi Destinasi Kreatif dan Berkelanjutan. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 11(2), 126–134.

Disbudpar Kota Batam. (2016). Pengembangan Pariwisata Kota Batam. Batam.

Hays, S., Page, S. J., & Buhalis, D. (2013). Social media as a destination marketing tool: its use by national tourism organisations. Current Issues in Tourism. https://doi.org/10.1080/13683500.2012.662215

Rossiter, J. R., & Percy, L. (1987). Advertising and Promotion Management. New York: Mc-Graw Hill International.

Sembiring, J. P. (2016). Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Gundaling dan Pemandian Air Panas Semangat Gunung. Jurnal Simbolika, 2(1).

Social, W. A. (2017). No Title.

Stokes, R. C. (1985). The Effects of Price, Package Design, and Brand Familiarity on Perceived Quality. In Perceived Quality (pp. 233–246). Toronto: Lexington Books.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.26533/jmd.v1i2.263

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.