Pengelolaan Sampah Anorganik Melalui Bank Sampah Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Desa Plandaan Kecamatan Plandaan
DOI:
https://doi.org/10.26533/sneb.v5i1.1119Abstract
Abstrak
Desa Plandaan mengalami darurat sampah dan tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sedang berusaha mengatasi kondisi tersebut. Sampah menjadi masalah yang begitu penting, sebab berdampak pada lingkungan sehingga perlu diperhatikan dari semua elemen baik dari Pemerintah Desa maupun masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengolaan sampah anorganik melalui Bank Sampah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat ini dilaksanakan secara intensif selama 1 bulan Februari 2023 dengan jadwal yang telah disepakati antara tim penulis dengan mitra binaan dan ada perkembangan di desa Plandaan. Dari hasil kegiatan intensif yang telah dilakukan, diperoleh hasil yang memuaskan. Mitra binaan mampu menindak lanjuti mengenai kerja sama bersama dengan pihak Bank Sampah Indonesia Jombang. Dari hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat yang telah dilakukan, maka diharapkan program ini dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa setempat agar mitra binaan semakin berkembang.
Kata Kunci: Sampah, Bank Sampah, Pengolaan Sampah
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka)