Vol. 8 No. 2 (2024): July - December
Artikel
-
PENTINGNYA MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN PELAKU UMKM (2024)
Kristin Juwita Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang IndonesiaUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, masih rendahnya tingkat literasi keuangan pelaku UMKM menjadi salah satu hambatan dalam pengelolaan usaha secara optimal. Banyak pelaku UMKM yang belum memahami pentingnya pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam melakukan pengelolaan keuangan sederhana melalui pelatihan literasi keuangan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2–7 Desember 2024 di Desa Mayangan Kecamatan Jogoroto dengan jumlah peserta sebanyak 29 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyampaian materi, praktik pencatatan keuangan sederhana, serta pendampingan pengelolaan buku kas usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha, mampu membuat pencatatan kas sederhana, serta mulai memahami pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih terencana dan berkelanjutan
Pages: 21-25Views: 36 Downloads: 28PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA PANDANBLOLE MELALUI PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA
Mardiastutik, SE, MM Institut Teknologi Dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang Indonesia , Dr. Abd Rohim, S.E., M.Si Institut Teknologi Dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang IndonesiaPemberdayaan masyarakat berbasis keluarga memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian desa. Namun, keterbatasan keterampilan produktif, rendahnya literasi keuangan, serta minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran menjadi kendala utama bagi masyarakat Desa Pandanblole, Kecamatan Ploso. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK). Metode yang digunakan meliputi pelatihan keterampilan produktif (anyaman bambu, olahan singkong, hidroponik), literasi keuangan keluarga, pemasaran berbasis grup WhatsApp dan Facebook, serta pembentukan kelompok usaha PKK. Kegiatan dilaksanakan pada 9–14 September 2024 dengan melibatkan 27 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta sebesar 85%, terbentuknya tiga kelompok usaha produktif, serta meningkatnya aktivitas pemasaran digital melalui media sosial. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Pandanblole secara berkelanjutan.
Pages: 26-30Views: 31 Downloads: 28
Latest publications
Keywords
SENMAKOMBIS : Seminar Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Dewantara, its website, and the articles published therein are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.