SNEB : Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Dewantara https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB STIE PGRI Dewantara Jombang en-US SNEB : Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Dewantara PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN KEPALA KELUARGA GUNA PENINGKATAN PENDAPATAN DI DESA SERNING KECAMATANBARENG KABUPATEN JOMBANG https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/965 <p>xx</p> Dwi Ermayanti Susilo Ferdi Rahmad Rahmadhan Copyright (c) 2022-10-10 2022-10-10 4 1 1 6 MEMBANGUN DESA BARENG MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH STIE PGRI DEWANTARA JOMBANG https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/993 <p>Salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan adalah dengan melakukan penanaman bibit pohon. &nbsp;Penanaman dilakukan di Dusun Kedunggalih, Desa Bareng. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dari &nbsp;berbagai &nbsp;pihak&nbsp; untuk &nbsp;menjaga&nbsp; dan &nbsp;melestarikan&nbsp; bumi &nbsp;sebagai &nbsp;bentuk &nbsp;kepedulian terhadap&nbsp; lingkungan&nbsp; (Ihsantika,&nbsp; 2013). &nbsp;Pandemi covid- 19 yang telah berlangsung sejak setahun yang lalu mengakibatkan pemerintah mengambil beberapa kebijakan dengan mengurangi mobilitas&nbsp;&nbsp; masyarakat&nbsp; &nbsp;termasuk&nbsp; &nbsp;kegiatan&nbsp;&nbsp; belajar&nbsp; &nbsp;mengajar&nbsp;&nbsp; di&nbsp; &nbsp;tingkat sekolah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk Meningkatkan Kreativitas Melalui Pembuatan Bouquet Snack Sebagai Alternatif Peluang Usaha di masa Pandemi yang dilaksanakan di Dusun Jeruk Kuwik. &nbsp;Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan para peserta pelatihan pembuatan bouquet snack terampil dan dapat berkarya sendiri mengembangkan bakat, ide-ide dan keterampilan dalam menciptakan kreativitas dari buket snack sehingga bisa menjadi nilai guna dan jual yang tinggi dan dapat meningkatkan berbagai macam inovasi baru dalam ber wirausaha. Selain itu dengan adanya kegiatan Lomba Mewarnai anak-anak dapat mengasah kemampuannya dalam hal mewarnai dan mengasah prestasi&nbsp; &nbsp;sejak&nbsp;&nbsp; dini. &nbsp;Dengan adanya kegiatan Penayangan Film Nasional mampu menumbuhkan rasa jiwa nasionalisme anak-anak di dalam kehidupan sehari-hari. Melalui empat program kerja kelompok 2, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Bareng</p> <p><strong>Kata kunci</strong> : Penanaman Pohon; Kewirausahaan; Lomba Mewarnai; Film Nasional</p> Ratna Dwi Jayanti Nur Aini Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 7 12 PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN PELESTARIAN SENI BUDAYA GUNA PENINGKATAN KEBERDAYATAHANAN DESA JENISGELARAN PASCA PANDEMI COVID-19 https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/997 <p>Keadaan pasca pandemi covid-19 mengharuskan berbagai kalangan maupun sektor melakukan adaptasi dan pembenahan terhadap tatanan pemerintahannya. Tak terkecuali Desa Jenisgelaran, Kec. Bareng, Kab. Jombang, sedang dalam proses pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian Seni Budaya Desa guna meningkatan keberdayatahanan desa pasca pandemi covid-19. &nbsp;Oleh karena itu, STIE PGRI Dewantara Jombang dalam kegiatan pengbdian dosen dan mahasiswa membantu untuk peningkatan keberdayatahanan Desa Jenisgelaran&nbsp; &nbsp;pasca&nbsp; &nbsp;pandemi&nbsp; &nbsp;covid-19&nbsp; &nbsp;dengan&nbsp; &nbsp;melakukan&nbsp; &nbsp;kegiatan: 1) pembuatan papan nama dan papan jalan untuk wisata Air Terjun Grenjeng, 2) menyelenggarakan acara gebyar seni budaya Desa Jenisgelaran.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Pariwisata, Seni &amp; Budaya, Desa Jenisgelaran</p> Agus Taufik Hidayat Fajar Surya Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 13 20 SOSIALISASI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DAN PEMBUKUAN SEDERHANA DALAM UPAYA PENINGKATAN UMKM DESA KARANGAN https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/998 <p>Kemajuan teknologi yang semakin pesat mendorong UMKM untuk berevolusi dalam digital marketing.UMKM didesa Karangan masih banyak yang sepenuhnya belum memanfaatkan media social yang ada..Kurangnya pengetahuan dan keahlian yang dimiliki tentang digital marketing menjadikan &nbsp;penggunaan &nbsp;digital marketing masih&nbsp; terbatas.Oleh &nbsp;karena itu &nbsp;perlu&nbsp; adanya &nbsp;kegiatan sosialisasi &nbsp;digital &nbsp;marketing &nbsp;ditambah &nbsp;dengan &nbsp;pembukuan &nbsp;sederhana&nbsp; melalui &nbsp;aplikasi &nbsp;buku &nbsp;kas dengan tujuan untuk memberikan gambaran mengenai tata kelola keuangan penjualan yang jelas seperti &nbsp;seberapa &nbsp;besar &nbsp;laba &nbsp;atau&nbsp; rugi &nbsp;yang &nbsp;diperleh &nbsp;maupun &nbsp;persediaan.Kegiatan &nbsp;sosialisasi &nbsp;ini diadakan dibalai desa Karangan.Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi tentang digital marketing dan pembukuan sederhana.Kemudian dilakukan pendampingan peserta oleh panitia mengenai pengisian format aplikasi buku kas.Setelah itu dilakukan sesi tanya jawab.Kegiatan sosialisasi &nbsp;berjalan &nbsp;dengan &nbsp;baik&nbsp; dan &nbsp;penuh &nbsp;antusias&nbsp; dibuktikan &nbsp;dengan &nbsp;komunikatifnya &nbsp;peserta UMKM dalam hal tanya jawab mengenai materi yang sudah disampaikan serta saling sharing tentang usaha UMKM yang dijalankan.</p> Hadi Sucipto David Songgo Bakti Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 21 24 PENGABDIAN PADA MASYARAKAT DESA KEBONDALEM MELALUI PENGEMBANGAN UMKM https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/999 <p>Kegiatan pengabdian merupakan wujud nyata tugas dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa Kebondalem, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat sebagai wujud knowledge demokrasi. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat tentang pentingnya peningkatan taraf hidup setelah pandemi Covid-19. Pengabdian dilakukan melalui kegiatan: pendamingan UMKM untuk pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha, pemasaran Digital, pembuatan logo usaha UMKM, pendampingan anak- anak yang terdampak stanting dengan memberikan vitamim, dan mengikuti kegiatan masyarakat. Hasil pengabdian memberikan gambaran betapa pentingnya pengembangan UMKM pasca pandemi Covid-19 dimana banyak terlahir UMKM baru dan persaingan yang ketat.</p> <p>Kata Kunci: Tri Dharma; Perguruan Tinggi; Desa Kebondalem.</p> Suluh Agus Hendrawan M. Izzudin Taufiq Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 25 30 UPAYA PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PROGRAM SOSIALISASI DIGITAL MARKETING, INOVASI PENGEMASAN PRODUK DAN PERIZINAN PERDAGANGAN DESA MOJOTENGAH https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1000 <p>Usaha Kecil Mikro dan Menengah menjadi sektor paling dominan di Indonesia dengan dikelola oleh seseorang&nbsp; atau sekelompok orang dan dapat dijalankan&nbsp; oleh &nbsp;siapapun karena dapat menyesuaikan modal pendiri dan mendapatkan keuntungan tertentu. Di era teknologi saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami pemasaran dengan menggunakan teknologi digital. Selain itu, masih banyak pelaku UMKM yang mengabaikan pentingnya kemasan produk yang menarik dan perizinan usaha. Oleh karena itu, kami memberikan solusi kepada pelaku UMKM tersebut, diantaranya yakni memberikan edukasi melalui sosialisasi pemasaran digital, inovasi pengemasan produk, dan perizinan usaha. Selain itu, kami juga membantu pelaku UMKM dalam membuat desain logo usaha untuk mendongkrak pemasaran produk dan kemasan produk.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: UMKM Desa Mojotengah, Pemasaran Digital, Pengemasan Produk, Perizinan Usaha</p> Rachyu Purbowati Vargas Dheva Arifansyah Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 31 36 PENGEMBANGAN UMKM MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH STIE PGRI DEWANTARA JOMBANG DI DESA MUNDUSEWU KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1001 <p>Keadaan pasca pandemi covid-19 mengharuskan berbagai kalangan maupun sektor melakukan adaptasi dan pembenahan terhadap tatanan pemerintahannya. Tidak terkecuali Desa Mundusewu, Kec. Bareng, Kab. Jombang, sedang dalam proses pengembangan UMKM guna meningkatan keberdayatahanan desa pasca pandemi covid-19. Oleh karena itu, STIE PGRI Dewantara Jombang dalam kegiatan pengabdian membantu untuk peningkatan keberdayatahanan Desa. Mundusewu pasca pandemi covid-19 dengan melakukan kegiatan: 1) Menyelenggarakan Workshop UMKM, 2) Ikut serta membantu bantuan dari Dinas Koperasi. Kegiatan ini telah dilaksanakan dan dijalankan dengan baik oleh penulis</p> Sugeng Suprapto Akhmad Bagus Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 37 42 PEMANFAATAN SAMPAH MENJADI KREASI SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA WARGA DI DUSUN SUMBERDADI DESA NGAMPUNGAN https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1002 <p>Desa Ngampungan merupakan desa dengan destinasi wisata yang tergolong ramai dikunjungi khususnya pada hari libur, namun sampai saat ini masyarakat Dusun Sumberdadi belum menyadari dampak pembuangan sampah sehingga dari masalah tersebut kegiatan dosen bersama mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang berinisiatif untuk mengadakan program pemanfaatan sampah menjadi kreasi sebagai upaya meminimalisir dampak pencemaran linkungan pada warga Dusun Sumberdadi. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode observasi dan pelaksanan pembuatan kreasi. Kegiatan ini dilakukan dalam 2 tahap yaitu : survei lingkungan mengenai sampah atau barang bekas di sekitar Dusun Sumberdadi yang dilakukan pada tanggal 4 Juli 2022 dan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampah dan pembutan kreasi yang dilakukan pada tanggal 9 Juli 2022. Kegiatan pengabdian melibatkan mahasiswa dan dosen di Desa Ngampungan, dosen pembimbing lapangan, warga desa Dusun Sumberdadi dan Kepala Desa Ngampungan.</p> <p><strong>K</strong><strong>ata kunci</strong>: Kreasi, Lingkungan, STIE PGRI Dewantara Jombang</p> Erminati Pancaningrum Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 43 46 PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS DIGITAL MARKETING DI DESA NGRIMBI https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1003 <p>Ngrimbi merupakan salah satu kelurahan di kecamatan Bareng Kota Jombang yang memiliki banyak potensi didalamnya. Sehingga perlu diolah untuk memaksimalkan usaha warga sekitar khususnya di Desa Ngrimbi. Pemahaman akan Pentingnya pengelolaan Keuangan Serta Pemasaran Produk UMKM menggunakan Metode Branding dan Packing yang tepat, masih kurang digalakan, sehingga diperlukan sentuhan tangan dari pakar ataupun relawan yang sekiranya mampu membuat hal demikian diterima oleh masyarakat sekitar. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan sosialisasi yang relevan dengan keadaan serta karakter setiap UMKM yang bertujuan untuk membuat UMKM berjalan lebih maju dan menyesuaikan perkembangan zaman dengan adanya digital marketing sebagai upaya dalam meningkatkan produktivitas serta penghasilan dengan memanfaatkan media sosial. Kurangnya informasi dan pengolahan serta langkah – langkah memulai usaha merupakan suatu kendala yang umum ditemukan di masyarakat terutama masyarakat pedesaan. Berkaitan dengan hal ini Tim pengabdian dosen dan mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang, memberikan sentuhan secara Akademisi dengan memanfaatkan Ilmu yang telah diperoleh selama dibangku perkuliahan, sehingga membuat suatu momen yang cukup berkesan untuk para pelaku UMKM. Hal ini direalisasikan pada tim pengabdian dosen dan mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang “Pemberdayaan UMKM untuk mengoptimalkan hasil bumi Desa Ngrimbi”.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Pengembangan UMKM, Pemasaran Digital, Sosialisasi, Inovasi Singkong.</p> Yuniep Suaidah Sofiyan Abi Rosanto Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 47 52 PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA ERA INDUSTRI 4.0 https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1004 <p>Era industri 4.0 merupakan integrasi pemanfaatan internet melalui lini produksi di dunia industri. Terjadi perubahan dalam dunia industri yang ditandai dengan berubahnya iklim bisnis dan industri menjadi lebih kompetitif karena adanya perkembangan teknologi informasi. Industri 4.0 merupakan industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Hal ini meliputi tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi bisnis yang mencakup beberapa bagian yaitu Internet of Things (IoT), komputasi awan dan komputasi kognitif (Bambang &amp; Diaz, 2020). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan program kerja sosialisasi DPemanfaatan Digital Marketing da Usaha Kecil Menengah pada Era Industri 4.0 sebagai alat pemasaran produk. Dalam kegiatan Sosialisasi ini, kami melibatkan para pelaku UMKM dan Dosen Pembimbing Lapangan sebagai pemateri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Kamis, tanggal 7 Juli 20202, bertempat di Balai Desa Pakel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 sd. 11.00 Wib. Metode pelaksanaan untuk sosialisasi UMKM ini adalah pendataan UMKM, Survei tempat, mencari narasumber dan pelaksanaan Sosialisasi.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>Digital Marketing, UMKM, Industri 4.0</p> Omi Pramiana Fitria Amalya Wahyudah Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 53 58 PENGEMBANGAN USAHA KRIPIK PISANG GUNA KELANCARAN SERTA KEBERHASILAN USAHA https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1005 <p>Mendirikan suatu usaha tentunya menjadikan keinginan sebagian masyarakat. Tidak jarang para pejabat juga menginginkan untuk membuat usaha. Akan tetapi, tidak hanya orang-orang petinggi yang menginginkan membuka usaha. Bisa jadi oleh orang-orang dari desa terpencil. Salah satunya seperti kripik pisang yang dijalankan oleh sepasang suami istri di Dusun Pulonasir Desa Pulodsari kecamatan Bareng Kabupaten Jombang ini. Penjualan dari kripik pisang ini memang sudah berjalan mulus, akan tetapi dalam penjualannya sepasang suami istri ini belum memiliki icon tersendiri dari usaha yag mereka jalankan. Untuk itu penulis bersama dengan rekan-rekannya di kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa melakukan pembinaan serta pemantauan terhadap usaha kripik Pisang ini. Dengan harapa tentunya mampu mengembangkan usaha kripik pisang ini semakin luas hingga menyeluruh di berbagai daerah dijombang bahkan bisa terjual di luar kota. Pembinaan ini dilaukan dengan berbagai cara yaitu : 1. Observasi usaha 2. Penyusunan serta pemenuhan kelengkapan usaha, 3. Controlling usaha kripik pisang, dan 4. Evaluasi pembinaan. Kegiatan pembinaan ini telah berjalan lancar dengan kerjasama team penulis dengan rekan- rekan tim pengabdian dosen mahasiswa.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>Usaha kripik pisang Desa Pulosari, Icon, Pengembangan</p> Joko Muji S Ferdi Setyawan Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 59 62 INOVASI OLAHAN PISANG SEBAGAI HASIL BUMI DARI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TEBEL https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1006 <p>Wilayah kelurahan Tebel memiliki sumber alam yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Wilayah yang luasnya 360,00 Ha, memiliki sumber alam berupa sawah yang menempati wilayah seluas 50%, Ladang menempati wilayah seluas 5%, Pohon pisang menempati wilayah seluas 2% dan sisanya 43% merupakan wilayah hunian. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak dan memotivasi masyarakat kelurahan Tebel yang belum memahami manfaat pohon pisang untuk berlatih mengolah bahan mentah ini menjadi berbagai hasil olahan yang dapat dijual dan menambah pemasukan. Keterampilan ini dapat dilakukan oleh siapapun, baik laki-laik maupun perempuan sehingga ibu-ibu rumah tangga dapat memiliki penghasilan untuk membantu ekonomi keluarganya. Peran serta ibu-ibu PKK dalam meningkatkan usaha mikro UMKM akan sangat membantu bagi kelangsungan BUMDes. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat BUMDes dan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas digital di era teknologi.</p> <p><strong>K</strong><strong>ata kunci: </strong><em>BUMDes Tebel, Inovasi Olahan Pisang</em></p> Nur Anisah Dhiaz Ramadhan Putra Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 63 68 PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN “INOVASI RASA DAN DESAIN KEMASAN KERIPIK PISANG IBU NANIK” DI DESA BANYUARANG KECAMATAN NGORO KABUPATEN JOMBANG https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1007 <p>Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan, minat warga Desa Banyuarang untuk menekuni dunia wirausaha, (2) meningkatkan kreativitas warga Desa Banyuarang berpikir dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, (3) membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Desa Banyuarang, dan (4) memberikan motivasi mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Desa Banyuarang. Partisipan kegiatan pelatihan kewirausahaan adalah Ibu - Ibu &nbsp;warga &nbsp;Desa &nbsp;Banyuarang terdiri dari 10&nbsp; orang. Tempat kegiatan yaitu Balai Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Pengenalan terhadap dunia dan peluang usaha tentunya akan memungkinkan peningkatan motivasi individu bahwa upaya kewirausahaan akan memberikan hasil yang jauh lebih baik.</p> <p><strong>K</strong><strong>ata kunci</strong>: pelatihan kewirausahaan, motivasi kewirausahaan, strategi pemasaran, keripik pisang.</p> Nuri Purwanto Yola Adelia Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 69 74 PENGEMBANGAN POTENSI DESA GENUKWATU PASCA PANDEMIC COVID-19 MENUJU MASYARAKAT YANG MAMPU BERDAYA SAING https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1008 <p>Desa Genukwatu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Potensi masing-masing Desa di berbagai wilayah sudah pasti ada dan itu tanpa terkecuali Desa Genukwatu. Baik potensi bidang UMKM, potensi bidang pendidikan, potensi bidang budaya, dan potensi bidang sosial. Meskipun potensi tersebut sangat baik, namun peran masyarakat juga harus seimbang demi menjadi pendukung potensi tersebut agar dapat mengolahnya menjadi lebih baik lagi dan memiliki nilai jual. Untuk itu, penulis bersama team mahasiswa yang sedang melaksanakan. Pengabdian dosen dan mahasiswa di Desa Genukwatu melakukan kegiatan yang dimana fokus utama adalah pengembangan potensi masyarakat desa dibidang UMKM (Branding UMKM), Pendidikan (Melaksanakan Pelatihan), Sosial (Mengadakakan acara besar dimana melibatkan seluruh masyarakat Desa), Budaya (Membuat konsep pengembangan budaya yang sebelumnya belum terealisasikan).&nbsp;&nbsp; Kegiatan&nbsp; &nbsp;tersebut&nbsp; &nbsp;telah&nbsp; &nbsp;diselesaikan dengan baik oleh penulis bersama team pengabdian dosen dan mahasiswa.</p> <p><strong>K</strong><strong>ata Kunci: </strong>UMKM, Pendidikan, Budaya, Sosial</p> Nurul Hidayati Wulandari Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 75 84 SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMASARAN ONLINE PADA UMKM DESA JOMBOK GUNA PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PEMASARAN PRODUK https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1009 <p>Kata “Desa” selalu berkaitan dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dimana unit usaha ini sering dijumpai di wilayah pinggiran kota khususnya desa. Secara umum, UMKM yang ada di Desa Jombok memiliki potensi dan daya saing yang tinggi namun dalam perkembangannya terkendala oleh beberapa faktor. Dari hasil penelitian dan observasi lapangan team mahasiswa KKN 18 menemukan, bahwa sebagian besar kendala yang dialami oleh pemilik UMKM Desa Jombok adalah pada pemasarannya. Pemasaran yang dimaksud ialah pemasaran secara online, dimana kebanyakan pemilik UMKM merasa kesulitan dalam penggunaan aplikasi dan <em>marketplace </em>online, metode-metode promosi yang tepat, hingga masalah administratif terkait dengan pemanfaatan media sosial guna memasarkan produknya. Untuk itu, tim pengabdian dosen dan mahasiswa melakukan kegitan antara lain: 1) Observasi UMKM sasaran, 2) Mengadakan sosialisasi tentang Pemasaran Produk secara online, 3) Memberikan pelatihan secara langsung tentang Pemasaran Produk secara online, 4) Melakukan pemantauan dan evaluasi atas capaian kegiatan pemasaran. Pengabdian tersebut telah dilaksanakan dengan baik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan sasaran utama ialah Sosialisasi dan Pelatihan Pemasaran Online pada UMKM di Desa Jombok.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Desa Jombok, UMKM, Pemasaran Online</p> Mardi Astutik Khofifah Indah Parwati Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 85 88 YUK SAPA DESA; MANAJEMEN EKONOMI RUMAH TANGGA& EKONOMI KREATIF, PARIWISATA DESA, DAN PENGELOLAAN BUMDES https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1010 <p>Program pengabdian masyarakat di Desa Kauman Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang yang dilaksanakan pada Bulan Juli tahun 2022 mengambil program kerja “Yuk Sapa Desa” guna menyampaikan ilmu pengetahua kepada masyarakat Desa Kauman dengan membawa materi Manajemen Ekonomi Rumah Tangga &amp; Ekonomi Kreatif, Pariwisata Desa, dan Pengelolaan BUMDES. Materi yang diberikan kepada masyarakat Desa Kauman yang sedang melakukan pengolahan wisata desa “Wisata Kali Telu”. Untuk meningkatkan pemahaman dan informasi kepada masyarakat Desa Kauman umumnya dan kepada PERANGKAT Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan atau anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Manfaat dari program kerja ini adalah salah satunya membantu masyarakat Desa Kauman untuk lebih memahami manfaat dari Ekonomi Kreatif dan mengetahui cara mengelola ekonomi didalam rumah tangga.</p> <p><strong>Kata Kunci: Manajemen, Ekonomi Kreatif, Pariwisata Desa, BUMDES</strong></p> Deni Widyo Prasetyo Widi Wardani Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 89 98 PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM DESA KERTOREJO GUNA MEMPERLUAS PEMASARAN PASCA COVID-19 https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1011 <p>Pada tahun 2020 wabah covid 19 menyebar secara global hampir pada seluruh Negara, termasuk Negara Indonesia. Wabah covid 19 memicu pandangan negatif terhadap berbagai lini bisnis khususnya pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kertorejo adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Lokasinya tidak jauh dari perkotaan, sebagian masyarakatnya mempunyai pekerjaan yaitu berwirausahaan. Kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa di Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang ini memfokuskan pada pengembangan strategi pemasaran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dimana dalam kegiatan pemasarannya masih sangat minim dan cenderung masih tradisional. Digital marketing memungkinkan konsumen untuk memperoleh semua informasi tentang produk dan melakukan pembelian produk melalui internet, serta memungkinkan penjual untuk memantau dan memenuhi kebutuhan calon pembeli tanpa kendala waktu. Platform yang sering digunakan oleh UMKM sendiri adalah Facebook.</p> <p><strong><em>Keyword: Digital Marketing, Facebook, UMKM.</em></strong></p> Lilik Pujiati Nassya Amalia Azzahra Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 99 106 PEMBINAAN USAHA BOUQUET IBU-IBU USIA PRODUKTIF DALAM MEMBANGUN PEREKONOMIAN PASCA COVID-19 https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1012 <p>Salah satu fokus kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa yang diselenggarakan di Desa Kesamben yaitu kegiatan yang berupaya dalam mengatasi dampak covid-19 khususnya di bidang ekonomi. Desa kesamben merupakan desa yang memiliki potensi pada sumber daya manusia, khususnya ibu-ibu usia produktif. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya organisasi masyarakat yang rata-rata di ikuti oleh ibu-ibu usia produktif. Namun ibu-ibu ini rata-rata masihminim skill untuk membuat keterampilan yang bisa menghasilkan uang demi bertahan hidup pasca covid-19. Untuk itu, penulis bersama team dan mahasiswa melakukan kegiatan untuk membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi oleh ibu-ibu usia produktif di Desa Kesamben yaitu dengan mengadakan pelatihan bouquet serta pelatihan pemasaran produk. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan baik oleh tim.</p> <p>Kata kunci: Ibu-ibu usia produktif, pelatihan bouquet, pelatihan pemasaran produk</p> Indra Kurniawan Afrida Novita Sari Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 107 110 IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING PADA UMKM GUNA MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK DI MASA ENDEMI COVID-19 https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1013 <p>Usaha Kecil Mikro Menengah merupakan perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau sejumlah kelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu. Pada masa transisi endemi Covid-19, dampak yang sangat berpengaruh pada UMKM salah satunya yaitu masalah penjualan dan pemasaran produk yang sulit apabila dilakukan secara offline. Dengan begitu, penggunaan teknologi dengan pemasaran digital sangat berperan dalam penjualan guna memperluas jangkauan pemasaran sekaligus upaya memperoleh pelanggan baru. Pemasaran digital atau <em>digital marketing </em>dapat dilakukan pada berbagai platform media sosial seperti Google, Instagram, Facebook, WhatsApp Business, dan Linktree. Serta apabila pemilik UMKM belum terbiasa dengan platform media sosial, melakukan pembinaan mengenai pemasaran digital dapat menjadi jalan tengan, proses kegitan pembinaan ini dapat dilakukan anatara lain: 1. Pembetukan tim&nbsp; kegiatan, 2. Melakukan analisis permasalahan, 3. Mplementasi kegiatan,dan 4. Evluasi dan laporan, dengan tujuan pemberian pelatihan mengenai pemanfaatan digital marketing sebagai sarana pemasaran produk usaha kepada pemilik UMKM sehingga promosi untuk menjanhkau konsumen yang lebih luas sehingga mampu mendorong penjualan produk yang lebih baik. <strong>Kata Kunci: </strong>UMKM Desa Ngoro, Endemi Covid-19, Pemasaran Digital</p> Aminin Wicke Noviyah Nadillah Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 111 116 PENINGKATAN KEBERDAYATAHANAN MASYARAKAT DESA PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI STIE PGRI DEWANTARA JOMBANG https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1014 <p>Ngoro yaitu sebuah Kecamatan di Kabupaten Jombang yang terletak di bagian selatan Kabupaten Jombang. Desa Pulorejo membangun kemandirian perekonomiannya berbasis kepada potensi kekayaan alam yang dimiliki, salah satunya adalah sektor pertanian. Usaha Peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro telah dilakukan melalui berbagai program dan kebijakan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Potensi yang dimiliki oleh masyarakat di Desa Pulorejo antara lain Pertanian/Perkebunan, Peternakan, Secara umum program yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah khususnya di Kecamatan Ngoro meliputi Peningkatan produktivitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dalam kegiatan UMKM yang dilakukan oleh masyarakat Desa Pulorejo terdapat beberapa masalah/ kendala tentang kurangnya SDM yang mampu memahami tentang digital marketing dan juga pembukuan secara otomatis. Sehingga dari aspek manajerial dan keuangan UMKM di Desa Pulorejo masih belum dapat melakukan pengelolaan keuangan yang berkembang atau dalam sistem yang akurat seperti di era Industri 4.0 saat ini. Dengan adanya program pengabdian yang diadakan oleh STIE PGRI Dewantara Jombang ini diharapkan agar tim pengabdian mampu membantu meningkatkan usaha UMKM masyarakat agar semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat umum serta memudahkan pembuatan laporan keuangan/pembukuan bagi UMKM agar lebih efektif dan efisien di era Industri 4.0.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>Digital Marketing, UMKM, Industri 4.0</p> Kristin Juwita Muhammad Adam Rizky Putra Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 117 126 OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING GUNA SINERGITAS BUMDES DAN PELAKU UMKM https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1015 <p>Bisnis UMKM masyarakat Desa Rejoagung sejauh ini masih belum bisa memberikan dampak nyata untuk masyarakat desa, apalagi selama ini keadaan wilayah Indonesia masih terdampak pandemi Covid 19 yang mempengaruhi perekonomian terutama di wilayah Kabupaten Jombang khususnya Desa Rejoagung, Ngoro. Keterbatasan pengetahuan, skill dan sumber daya manusia yang memiliki kepedulian terhadap pengelolaan usaha komoditi yang dihasilkan menjadi salah satu permasalahan krusial. Disisi yang lain desa Rejoagung melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga mengalami banyak keterbatasan kemampuan. Metode dalam pendekatan ke masyarakat ini adalah dengan metode diskusi dengan melakukan pelatihan digital marketing. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 20 peserta yang terdiri dari para structural pemerintahan desa Rejoagung,dan BUMDES. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan minat yang positif terhadap pelatihan digital marketing ini karena akan memetakan potensi usaha desa yang ada di Desa Rejoagung,Ngoro,Jombang. Tetapi kelemahan yang dihadapi oleh UMKM dalam meningkatkan kemampuan usaha sangat kompleks dan meliputi berbagai indikator yang mana salah satu dengan yang lainnya saling berkaitan antara lain; kurangnya permodalan baik jumlah maupun sumbernya, kurangnya kemampuan manajerial dan keterampilan beroperasi dalam mengorganisir dan terbatasnya pemasaran. Di samping hal-hal tersebut terdapat juga kendala yang diakibatkan adanya pandemi seperti kurangnya jumlah produksi diakibatkan pembatasan waktu, menurunnya omset penjualan, sehingga pelaku usaha mikro dan kecil perlu mendapatkan bantuan dari pihak lain berupa ilmu pengetahuan dan modal dari BUMDES.</p> Abdul Rohim Nadia Salsabila Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 127 132 PENINGKATAN KEBERDAYATAHANAN MASYARAKAT PADA SEKTOR EKONOMI KREATIF PASCA PANDEMI COVID-19 DI DESA SIDOWAREK https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1016 <p>Guna meningkatkan perekonomian warga desa dan mengurangi pengangguran warga, desa Sidowarek membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang diberi nama “Sapta Buwana” dengan jenis usaha budidaya jamur Buwana yang diresmikan melalui Surat Keputusan Kepala Desa Sidowarek Nomor 13 Tahun 2021 yang diterbitkan pada tanggal 20 September 2021, selain tu juga ada beberapa Usaha Mikro Kecil Menengah yang turut dijalankan oleh masyarakat desa Sidowarek. Dalam perkembangannya, BUMDes Sapta Buwana dan UMKM Desa Siwdowerek sudah berjalan cukup baik namun masih ada beberapa permasalahan pada aspek Manjerial, pengelolaan keuangan, dan keberlanjutan. Oleh krena itu, pengabdian dosen dan mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang di desa Sidowarek melakukan kegiatan sebagai&nbsp;&nbsp; alternative solusi yang ditawarkan guna menyelesaikan permasalahan pada ketiga aspek antara lain: 1) Survey dan Pendataan UMKM, 2) Pelatihan Digital Marketing pada Pelaku UMKM, 3) Pendampingan UMKM pada Pelaku Usaha. &nbsp;Kegiatan tersebut telah selesai dilaksanakan dengan baik oleh tim pengabdian dosen dan mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>BUMDes Sidowarek, UMKM, Keberdayatahanan Masyarakat.</p> Chusnul Rofiah Lisa Fitriani Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 133 140 PENINGKATAN KEBERDAYATAHANAN MASYARAKAT DESA PASCA PANDEMI COVID – 19 MELALUI PENGABDIAN STIE PGRI DEWANTARA https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1017 <p>Usaha kecil dan menengah (UMKM) berada di garis depan guncangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Langkah-langkah penguncian <em>(lockdown) </em>telah menghentikan aktivitas ekonomi secara tiba-tiba, dengan penurunan permintaan dan mengganggu rantai pasokan di seluruh dunia. Dalam survei awal, lebih dari 50% UMKM mengindikasikan terancam gulung tikar dalam beberapa bulan ke depan. Dalam perkembangannya, UMKM di desa Sugihwaras Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang sudah cukup baik akan tetapi perihal digital marketing <em>(online) </em>masih sangat kecil pemakainya. Untuk itu, penulis bersama team mahasiswa yang sedang melaksanakan pengabdian dosen dan mahasiswa di desa Sugihwaras melakukan kegiatan seminar seperti Pelatihan bouqet dan digital marketing, antara lain: 1) Mengenalkan pada masyarakat apa itu Sosial media dan <em>E-commerce</em>, 2) Pelatihan tentang pembuatan bouqet. 3) Memberikan pedoman/informasi mengenai apa itu digital business. Kegiatan tersebut telah diselesaikan dengan baik oleh penulis bersama team mahasiswa pengabdian. Kegiatan ini akan dilanjutkan pada semester genap tahun akademik 2021/ 2022 dengan sasaran kegiatan adalah perbaikan pada system pencatatan keuangan unit simpan pinjam.</p> <p>Kata kunci: UMKM Sugihwaras, <em>Bouqet</em>, <em>Digital Marketing</em></p> Langgeng Prayitno Hisyam Wahyuddin Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 141 150 PELUASAN WAWASAN PEMASARAN DIGITAL PADA UMKM TAPE KETAN DAN TANAMAN HIAS DI DESA BADANG https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/SNEB/article/view/1019 <p>Kegiatan pengabdian dosen bersama mahasiswa dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemecahan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh desa seperti yang terjadi di desa Badang. Jumlah pelaku UMKM di desa Badang terbilang cukup banyak yaitu mencapai persentase 62% dan telah memiliki pelanggan tetap namun setelah diteliti ternyata belum semua pelaku UMKM di desa Badang menguasai pemasaran digital seperti pengusaha tape ketan dan tanaman hias yang menjadi mitra binaan dalam kegiatan ini. Oleh karena itu, tim pengabdian dosen dan mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang di desa Badang melakukan sosialisasi mengenai pemasaran digital sebagai sarana pemasaran kepada pengusaha tape ketan dan tanaman hias di desa Badang dengan cara mendatangi tempat usahanya secara langsung. Kegiatan ini direncanakan akan dilanjutkan 3 bulan selanjutnya untuk dilihat perkembangan dan perubahan setelah diadakan kegiatan ini.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>UMKM Badang, Pemasaran Digital, Tape Ketan, Tanaman Hias.</p> Siti Zuhroh Sri Rejeki Copyright (c) 2022-11-25 2022-11-25 4 1 151 154