Vol. 7 No. 1 (2023): January - June
Artikel
-
PENDAMPINGAN GERAKAN EKONOMI PESANTREN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA PESANTREN DI JOMBANG
Nur Anisah Institut Teknologi Dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang IndonesiaPesantren tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan dakwah, tetapi juga memiliki fungsi pemberdayaan masyarakat sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Namun, potensi ekonomi pesantren di banyak wilayah masih belum dikelola secara optimal, terutama pada pengembangan produk kerajinan yang sebenarnya dapat memanfaatkan keterampilan santri dan potensi bahan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat gerakan ekonomi pesantren melalui pendampingan produksi, pengemasan, dan pemasaran produk kerajinan pada pesantren di Jombang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, diskusi kebutuhan, penyuluhan kewirausahaan, praktik pembuatan dan pengemasan kerajinan, serta pendampingan pemasaran berbasis jaringan pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai ekonomi produk kerajinan, kemampuan dasar pengembangan produk, serta kesadaran akan pentingnya tata kelola usaha dan jejaring pemasaran. Program ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas pesantren dalam membangun usaha kerajinan sebagai media pemberdayaan masyarakat yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Pages: 1-6Views: 52 Downloads: 38PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN DIGITAL MARKETING USAHA MAKANAN OLAHAN BERBAHAN DASAR TAHU DESA PLOSO
Dr. Deni Widyo Prasetyo, S.E., M.M. Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang IndonesiaUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pada sektor usaha makanan olahan. Namun, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital masih menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha, terutama pada pelaku UMKM di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha makanan olahan berbahan dasar tahu di Desa Ploso dalam memanfaatkan digital marketing sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi fotografi produk, pembuatan konten media sosial berbasis Instagram dan TikTok, optimasi marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, serta strategi branding produk. Peserta kegiatan berjumlah 22 pelaku UMKM yang bergerak pada usaha olahan tahu di Desa Ploso. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan media digital sebagai sarana pemasaran, meningkatnya kemampuan membuat konten promosi yang menarik, serta meningkatnya motivasi pelaku usaha dalam memasarkan produk secara digital. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing UMKM dan memperluas peluang pemasaran produk olahan tahu secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Pages: 7-13Views: 28 Downloads: 32PENDAMPINGAN DALAM UPAYA MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PRODUKTIF PADA KOMUNITAS MOM KREATIF DAN PEDULI LINGKUNGAN DESA SENGON
Novita Mardiani Institut Teknologi Dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang IndonesiaUsaha pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa, khususnya bagi kelompok perempuan produktif. Namun, rendahnya keterampilan pengolahan limbah rumah tangga, terbatasnya inovasi produk kreatif, serta kurangnya pemahaman pemasaran digital masih menjadi kendala dalam pengembangan usaha berbasis lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan produktif pada Komunitas Mom Kreatif dan Peduli Lingkungan Desa Sengon melalui pelatihan daur ulang sampah plastik, pembuatan ecoprint, dan pemasaran digital berbasis komunitas. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12–18 Februari 2023 dengan melibatkan 20 peserta komunitas perempuan produktif di Desa Sengon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam menghasilkan produk kreatif ramah lingkungan seperti tas, dompet, dan wadah berbahan limbah plastik serta produk ecoprint berbasis daun alami. Selain itu, peserta mulai memahami strategi pemasaran digital sederhana melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.
Pages: 14-23Views: 38 Downloads: 21
Latest publications
Keywords
SENMAKOMBIS : Seminar Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Dewantara, its website, and the articles published therein are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.