Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara (JAD) diterbitkan Oleh LP2KI STIE PGRI Dewantara memiliki kajian ruang lingkup pada rumpun ilmu Akuntansi dengan fokus riset ilmiah pada topik bidang:

1. Akuntansi Keuangan.

2. Akuntansi Sektor Publik.

3. Akuntansi Manajemen.

4. Akuntansi Biaya.

5. Akuntansi Keperilakuan.

6. Analisa Laporan Keuangan dan Investasi.

7. Audit Keuangan dan Manajemen.

 

 

Kebijakan Bagian

Artikel

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Penyunting memilih mitra bestari/penelaah yang siap bekerja, memiliki integritas, komitmen, mematuhi segala peraturan dan ahli dalam bidang yang sesuai dengan naskah dan menghindari konflik kepentingan. Artikel yang dinyatakan lolos dari penilaian awal akan dikirim kepada 2 (dua) orang Mitra Bebestari untuk ditelaah kelayakan terbit melalui proses peer reviewReviewer tidak akan mengetahui nama penulis atau sebaliknya. Hasil peer review akan menyatakan:

  1. Artikel dapat dipublikasi tanpa revisi.
  2. Artikel dapat dipublikasi dengan perbaikan format dan bahasa yang dilakukan oleh penyunting. Perbaikan cukup dilakukan pada proses penyuntingan.
  3. Artikel dapat dipublikasi, tetapi penulis harus memperbaiki terlebih dahulu sesuai dengan saran  penyunting.
  4. Artikel tidak dapat dipublikasi.

 

Frekuensi Penerbitan

Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara (JAD) terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara (JAD) menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Frekuensi Penerbitan

Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara (JAD) terbit 2 (dua) kali dalam satu tahun setiap bulan Janauri dan Juli dengan 5 (lima) artikel dalam satu terbitan. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara (JAD) berisi tentang kajian ruang lingkup pada bidang rumpun ilmu Akuntnasi dan Keuangandengan bahasan Akuntansi Keuangan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntnasi Manajemen, Akuntansi Keperilakuka, Analisa Laporan Keuangan dan Investasi , serta audit keuangan dan Manajemen

 

Biaya pengolahan artikel & Biaya pengiriman artikel

Biaya pengolahan artikel untuk jurnal ini adalah Rp 300.000,-

 

Kebijakan Anti Plagiarisme

 

Yang Dimaksud Plagiarsme :

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun 2010 dikatakan:

“Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai”

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) disebutkan:

“Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat) sendiri”.

Berdasarkan beberapa definisi plagiarisme di atas, berikut ini diuraikan ruang lingkup plagiarisme:

  1. Mengutip kata-kata atau kalimat orang lain tanpa menggunakan tanda kutip dan tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  2. Menggunakan gagasan, pandangan atau teori orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  3. Menggunakan fakta (data, informasi) milik orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  4. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri.
  5. Melakukan parafrase (mengubah kalimat orang lain ke dalam susunan kalimat sendiri tanpa mengubah idenya) tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  6. Menyerahkan suatu karya ilmiah yang dihasilkan dan /atau telah dipublikasikan oleh pihak lain seolah-olah sebagai karya sendiri.


Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya plagiarisme dan mempertanggunjawabkan hasil artikel yang telah disusun maka setiap penyerahan artikel kepada dewan redaksi Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewanatara di wajibkan menyertakan pernyataan yang ditandatangani oleh penulis yang memuat bahwa :

  1. Artikel tersebut murni hasil karyacipta sendiri (Original)/ tidak/bukan plagiatisme.
  2. Belum pernah diterbitkan / tidak sedang dalam proses penerbitan dalam jurnal lain.
  3. Segala yang berkaitan dengan daftar pustaka, kutipan, dan isi adalah murni menjadi tanggungjawab penulis seutuhnya.

Sanksi Plagiarisme
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 mengatur sanksi bagi orang yang melakukan plagiat, khususnya yang terjadi dilingkungan akademik. Sanksi tersebut adalah sebagaiyang dimaksut dalam Pasal 70 dan Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2010 telah mengatur sanksi bagi yang melakukan tindakan plagiat.

Setiap artikel yang akan diterbitkan di Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewanataraakan melewati cek Plagiarisme X CHECKER dengan ambang toleransi tidak lebih dari 25%

 

Pengarsipan Jurnal

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...

 

Etika Publikasi

Etika publikasi pada Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara (JAD) adalah serangkaian kode etik yang harus dipatuhi oleh stake holder di Riset Akuntansi dan Keuangan (JAD). Mengutip dari buku pedoman akreditasi jurnal tahun 2018 yang dikeluarkan Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi Indonesia (Kemenristekdikti), yang dimaksud dengan etika publikasi adalah kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi di jurnal ilmiah, yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan penulis. Pernyataan kode etika publikasi ilmiah ini didasarkan pada Comitte on Publication Ethics yang sudah diadopsi dalam Peraturan Kepala LIPI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah. Pada intinya, Kode Etika Publikasi Ilmiah ini ialah menjunjung tiga nilai etik dalam publikasi, yaitu (i) kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi; (ii) keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai penulis; dan (iii) kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme (DF2P) dalam publikasi.

Lebih lanjut, hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Tugas dan Tanggung Jawab Pengelola Jurnal

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan akreditasi apabila diperlukan;
  2. Menentukan keanggotaan dewan editor;
  3. Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bestari, dan pihak lain dalam suatu kontrak;
  4. Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, penulis, editor, maupun mitra bestari;
  5. Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta
  6. Menelaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada penulis, dewan editor, mitra bestari, dan pembaca;
  7. Membuat panduan kode berperilaku bagi editor dan mitra bestari;
  8. Memublikasikan jurnal secara teratur;
  9. Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal;
  10. Membangun jaringan kerja sama dan pemasaran; dan
  11. Menyiapkan perizinan dan segi legalitas lainnya.

 

2. Tugas dan Tanggung Jawab Editor Jurnal

 1.   Mempertemukan kebutuhan pembaca dan penulis;

 2.   Mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan;

 3.   Menerapkan proses untuk menjamin mutu karya tulis yang dipublikasikan;

 4.   Mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif;

 5.   Memelihara integritas rekam jejak akademik penulis;

 6.   Menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan;

 7.   Bertanggung jawab atas gaya dan format karya tulis, sedangkan isi dan segala pernyataan dalam karya tulis adalah tanggung jawab penulis;

 8.   Secara aktif meminta pendapat penulis, pembaca, mitra bestari, dan anggota dewan editor untuk meningkatkan mutu publikasi;

 9.   Mendorong dilakukannya penilaian atas jurnal apabila ada temuan;

 10. Mendukung inisiatif untuk mengurangi kesalahan penelitian dan publikasi dengan meminta penulis melampirkan formulir ethical clearance yang sudah disetujui oleh Komisi ethical clearance;

11. Mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi;

12. Mengkaji efek kebijakan terbitan atas sikap penulis dan mitra bestari serta memperbaikinya untuk meningkatkan tanggung jawab dan memperkecil kesalahan;

13. Memiliki pikiran terbuka atas pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi;

14.  Tidak mempertahankan pendapat sendiri, penulis, atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif; dan

15. Mendorong penulis, supaya dapat memperbaiki karya tulis hingga layak terbit.

 

3. Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari (Peer-Reviewer)

1.    Mendapat tugas dari editor untuk menelaah karya tulis dan menyampaikan telaahannya kepada editor sebagai bahan penentuan kelayakan suatu karya tulis untuk diterbitkan;

2.    Tidak menelaah karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak langsung;

3.    Menjaga kerahasiaan penulis dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi, saran, dan rekomendasi atas naskah yang ditelaahnya;

4.    Mendorong penulis untuk memperbaiki naskahnya;

5.    Menelaah kembali karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan; dan

6.    Menelaah naskah secara tepat waktu sesuai denga gaya selingkung jurnal dan berdasarkan kaidah ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas penulis, penarikan kesimpulan, dan lain-lain).

4. Tugas dan Tanggung Jawab Penulis

1.    Memastikan bahwa yang masuk dalam daftar penulis memenuhi kriteria sebagai penulis;

2.    Bertanggung jawab secara kolektif atas pekerjaan dan isi naskah/artikel yang meliputi metode, analisis, perhitungan, dan perinciannya;

3.    Menyatakan asal sumber daya (termasuk pendanaan), baik secara langsung maupun tidak langsung;

4.    Menjelaskan keterbatasan-keterbatasan dalam penelitian;

5.    Menanggapi komentar yang dibuat oleh para mitra bestari secara profesional dan tepat waktu;

6.    Menginformasikan kepada editor jika akan menarik kembali karya tulisnya; dan

7.    Membuat pernyataan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain.

 

SALINAN KEPUTUSAN Peka LIPI No 5 Tahun 2014